Rabu, 23 Desember 2015

proposal perancangan jaringan hostspot

PROPOSAL
PERANCANGAN JARINGAN HOTSPOT SERVER BERBASIS MIKROTIK


OLEH:
NAMA       : Dwi Nur Rahmawati
KELAS       : 3KA07
NPM                    :12113684






PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia yang tiada henti-hentinya sehingga penulis masih diberi kesempatan untuk dapat menyelesaikan proposal berjudul “Perancang Jaringan Hotspot Server Berbasis Mikrotik” . Dengan Shalawat serta salam kita senantiasa curahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat
Proposal ini mungkin masih banyak kekurangan baik dari segi tulisan maupun materi. Untuk itu, saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penyusun terima dengan hati terbuka. Semoga tulisan dari makalah ini dapat memberikan manfaat kepada pembacanya.
Akhir kata penyusun mengucapkan terima kasih kepada segenap rekan semua yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi kita semua.
























                                                                                                 Jakarta , 17  November  2015
                                                                                                         
     





                                                                                                            PenyusuN
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………………………………………………..
DAFTAR ISI………………………………………………………….
BAB I PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Masalah…………………..………………..
1.2    Pembatasan Masalah……………………………………….
1.3    Rumusan Masalah………………………………………….
1.4    Tujuan Penulisan……………………………………….…..
1.5    Manfaat Penulisan…………………………………………
BAB II LANDASAN TEORI
2.1  Jaringan……………….…………………..………………..
2.2  Wi-Fi……………...………………………………………..
2.3  WDS (Wireless Distribution System)……………………….
2.4  MikroTik RouterOS…….………………………………….
2.5  HotSpot……………………………………………………..
BAB III METODE PENELITIAN
                        3.1 Tempat dan Waktu Penelitian ...............................................
3.2 Alat dan Bahan ......................................................................
3.3 Prosedur Kerja .......................................................................
BAB V PENUTUP

4.1 Kesimpulan .....................................................................................
4.2 Saran ...........................................................................................…
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………..






BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dengan luas kampus yang cukup besar, terdiri dari gedung-gedung kuliah
yang dipenuhi oleh mahasiswa-mahasiswi, internet sudah menjadi salah satu
kebutuhan pokok setiap hari untuk menggarap informasi. Maka dari itu
disediakanlah fasilitas HotSpot bagi mahasiswa untuk mengakses internet.
Dewasa ini banyak system routing yang digunakan, dari yang gratis(free)
sampai yang berbayar, dari mudah sampai yang susah dalam sistem konfigurasinya.
Salah satunya yang akan kita bahas adalah MikroTik RouterOS, yaitu sistem
operasi router yang sekarang ini banyak di gunakan oleh warnet-warnet, kantorkantor
ataupun instansi-instansi lain. MikroTik RouterOS merupakan router
network yang handal, dilengkapi dengan berbagai fitur dan tools, baik untuk
jaringan kabel maupun jaringan tanpa kabel (wireless). Salah satu fitur yang
disediakan oleh MikroTik yang akan di bahas adalah Hotspot Server.

1.2 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam perancangan jaringan hotspot server ini
yaitu :
1. Membahas perancangan HotSpot server berbasis MikroTik menggunakan
jaringan wireless sebagai media jaringan HotSpot.
2. Ruang lingkup masalah ini membahas tentang rancangan sistem jaringan
menggunakan jaringan wireless dengan WDS (Wireless Distribution
System).

1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan suatu permasalahan
pada Universitas Abulyatama, yaitu:
1. Bagaimana membangun sebuah jaringan wireless berbasis HotSpot dengan
menggunakan MikroTik sebagai server.
2. Bagaimana mengatasi lemahnya sinyal wireless dengan menambah
repeater sebagai penguat sinyal.

1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari perancangan jaringan Hotspot ini adalah :
1. Memudahkan mahasiswa untuk mengakses internet.
2. Mengetahui cara membangun jaringan Wireless menggunakan WDS
(Wireless Distribution System).

1.5 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari pembuatan sistem hotspot ini adalah untuk mengetahui
sedikit tidaknya tentang konsep jaringan hotspot serta konfigurasinya dan sedikit
mengetahui kelebihan dan kekurangan menggunakan topologi jaringan WDS
(Wireless Distribution System)


BAB II
   LANDASAN TEORI
2.1 Jaringan
Sebuah jaringan terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling
berhubungan antara satu dengan yang lain, dan saling berbagi informasi.
Konsep jringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika, dari group
riset Harvard University yang dipimpin oleh profesor H. Aiken. Pada mulanya
proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang
harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak
membuang waktu kosong maka dibuatlah proses beruntun (Batch Processing),
sehingga beberapa program bisa di jalankan dalam sebuah komputer dengan
kaidah antrian. Ada beberapa jenis jaringan, yaitu :
1. Local Area Network (LAN)
LAN adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya
dibatasi oleh area lingkungan.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar
wilayah dalam satu propinsi yang menggabungkan jaringan LAN.
3. Wide Area Network (WAN)
WAN adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan
sarana satelit ataupun kabel bawah laut.
(Andrian Tarigan,2009)

2.2 WiFi
Wi-Fi juga ditulis Wifi atau WiFi adalah sebuah teknologi terkenal yang
memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel
(menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk
koneksi Internet berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi
sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan
pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11".
Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada
standar tersebut, istilah "Wi-Fi" dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai
sinonim "WLAN".

2.3 WDS (Wireless Distribution System)
Wireless Distribution System (WDS) yang disebut juga sebagai Wireless
Repeater merupakan sistem untuk mengembangkan jaringan nirkabel tanpa harus
menggunakan kabel sebagai backbone untuk access point, melainkan
memanfaatkan jalur nirkabel dari access point. Kekurangan repeater adalah bisa
mengurangi performansi wireless LAN. Repeater harus menerima dan mengirim
setiap frame pada kanal radio yang sama, mengakibatkan terjadinya peggandaan
jumlah trafic pada jaringan. Hal ini terjadi jika digunakan banyak repeater.

2.4 MikroTik RouterOS
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang
dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang
handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan
wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.
MikroTik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, yang
dibentuk oleh John Trully dan Arnis Riekstins. Tahun 1996 John dan Arnis
memulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan
teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova.
Barulah kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka
adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh
dunia. Prinsip dasar MikroTik bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi
membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia.
Hingga kini, MikroTik telah melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang
dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D
Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang.
Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenagatenaga
lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik

2.5 HotSpot
Hotspot (Wi-Fi) adalah salah satu bentuk pemanfaatan teknologi Wireless
LAN pada lokasi-lokasi publik seperti taman, perpustakaan, restoran ataupun
bandara. Pertama kali digagas tahun 1993 oleh Brett Steward. Hotspot juga
dikenal dengan istilah captive portal. Cactive Portal akan menagkap semuatrafik
dari klien dan akan memeriksa apakah klien tersebut sudah terotentikasi atau
belum untuk menggunakan sumber daya jaringan. Jika belum maka klien tersebut
akan diperiksa untuk melakukan otentikasi terlebih dahulu.(Imam Cartealy,2013).
Salah satu fitur terkenal di dalam mikrotik yang merupakan salah satu
metode untuk memberikan akses/layanan internet di area public dengan melalui
proses autentikasi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, media yang
digunakan bisa menggunakan kabel ataupun wireless. Cara kerja dari hotspot
server ini dalam bentuk sederhana, hotspot akan melakukan block semua akses
user dan user akan diminta untuk melakukan login via web browser. Apabila
username dan password yang diisikan oleh user cocok dengan database hotspot,
maka layanan akses akan diberikan. Kami akan memberikan contoh konfigurasi
bagaimana cara mengintegrasikan 2 hotspot server yang sudah ada di 2 router
yang berbeda (router A dan router B) dengan sebuah database UserManager yang
akan terpasang di salah satu router (router A). (http://mikrotik.co.id)






BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian proyek akhir ini dilaksanakan pada bulan oktober 2015 sampai dengan januari 2016 yang bertempat di Universitas Gunadarma Depok.
NO.
KEGIATAN
2015
1.
Studi
Literatur
OKTOBER
V
NOVEMBER
V
DESEMBER
2.
Studi
Lapangan
V
V

3.
Installasi
Perangkat

V

4.
Perancang
an Setting
Pernagkat

V

5.
Evaluasi

V
V
6.
Penulisan
Laporan

V
V

3.2 Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam proses perancangan dan pembuatan
HotSpot Server adalah sebagai berikut:
1. Satu Unit PC/Laptop
Latop berfungsi untuk proses konfigurasi jaringan
2. Router Board MikroTik RB450G / MikroTik RouterOS Level 4
Router Board ini berfungsi sebagai server hotspot dan untuk
manajemen jaringan,dengan level standart yaitu OS Level 4. Dalam
perancangan ini tidak dibutuhkan fitur yang banyak, oleh karena itu tidak
dibutuhkan level tinggi untuk rancangan ini dan juga dengan harga yang
terjangkau.
3. Access Point
AP berfungsi sebagai media jaringan hotspot. Perangkat yang
digunakan adalah Ubiquiti NanoStation M2 dengan power yang cukup
besar dan berkualitas tinggi.
4. Kabel UTP Cat6 AMP
Kabel UTP Cat6e digunakan untuk penghubung jaringan dan juga
power untuk koneksi AP ke POE dan Router. Dengan merk AMP original
agar penggunaan bisa dalam jangka waktu yg lama dan untuk mengurangi
masalah pada koneksi kabel.
5. Winbox
Winbox merupakan aplikasi remote yang di keluarkan mikrotik
sendiri, berfungsi untuk mempermudah konfigurasi router dengan
tampilan windows.
6. Mozilla Firefox
Mozilla berfungsi untuk percobaan browsing pada saat request
access internet hingga muncul halaman login.

3.3 Prosedur Kerja
Untuk mendapatkan data dan informasi yang baik dan tepat, maka penulis
menggunakan teknik sebagai berikut:
1) Studi Literatur
Studi literatur adalah penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan
bahan rujukan berupa referensi yang bersifat teoristis dari buku-buku dan
sumber bacaan lain yang dapat mendukung topik.
2) Persiapan software
Tahapan ini dilakukan persiapan softeware yang mendukung dalam
perancangan sistem jaringan.
3) Pengambilan data lapangan
Data lapangan dibutuhkan sebagai data untuk perancangan jaringan
Hotspot dan dibutuhkan data mahasiswa untuk pembentukan User Manager
berupa NIM.
4) Perancangan Jaringan
Seluruh informasi dan survey lapangan akan dirancang membangun
jaringan HotSpot
5) Analisa Hasil Simulasi
Tahapan ini merupakan tahapan analisa dari hasil uji coba serta
melakukan perbaikan terhadap rancangan apabila ditemukan kekurangan atau
kesalahan.












DAFTAR PUSTAKA

Cartealy, Imam. 2013. Tips & Trik Mikrotik Router OS untuk SOHO ANDI
Publisher: Yogyakarta
Herlambang, Moch. Linto, Catur L, Azis. 2008. Panduan Lengkap Menguasai
Router Masa Depan Menggunakan MikroTik RouterOS™ .ANDI
Publisher : Yogyakarta
http://id.wikipedia.org/wiki/MikroTik. Tanggal akses 6 Juni 2013.
http://mikrotik.co.id/ Tanggal akses 6 Juni 2013.

Tarigan, Andrian. 2009. Bikin Gateway Murah Pakai Mikrotik, Gramedia: Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar